Website kami akan datang segera! Kami punya tampilan baru, penuh fitur dan menyesuaikan solusi untuk memenuhi semua kebutuhan kain memproduksi kebutuhan. Sementara itu merasa bebas untuk berinteraksi dengan jaringan sosial kita dan kontrak di bawah ini, Jangan Lewatkan itu!

Mengenal Kain Beludru: Seluk-beluk dan Pembuatannya

Share

Apa itu kain beludru?

Kain beludru merupakan kain lembut dan mulus yang umumnya digunakan untuk pakaian wanita, pelapis furnitur, maupun penggunaan lainnya. Oleh sebab mahalnya dalam memproduksi kain beludru di masa lampau, kain ini biasanya dikaitkan dengan kaum ningrat. Meski kebanyakan jenis dari beludru modern telah diperbaharui dengan bahan sintetik yang murah, kain istimewa ini tetap menjadi bahan buatan termulus, dan terlembut yang pernah dibuat.


benang sutra yang dihasilkan dari penguraian kepompong ulat sutra

Sejarah kain beludru

Kemunculan pertama kain yang pernah disebutkan yakni berasal dari abad ke-14, kebanyakan  akademisi di masa lampau meyakini bahwa kain ini awalnya dibuat di kawasan Asia Timur sebelum merintis “Jalur Sutra”  hingga Eropa. Cara tradisional pembuatan beludru saat itu adalah dengan bahan sutra murni, yang membuatnya sangat populer. Sutra Asia sendiri memang sangat lembut, akan tetapi proses produksinya yang unik menjadikan kualitas beludru yang lebih mewah dan megah dibandingkan produk sutra lainnya.

Hingga beludru semakin populer di Eropa selama era Renaissance, kain ini umum digunakan di Timur Tengah. Contohnya terdapat pada banyak peradaban yang ada di perbatasan Irak-Iran, menandakan bahwa kain beludru merupakan kain yang digemari kaum bangsawan di daerah itu.

proses celup kain beludru

Kain beludru masa kini

Ketika mesin tenun telah ditemukan, biaya produksi beludru menjadi jauh lebih murah, serta pengembangan kain sintetik yang mencukupi penggunaan sutra sehingga menghasilkan keiistimewaan beludru hingga terjangkau bagi kelas terkecil masyarakat. Meski  kain beludru kini tidak semurni atau seeksotis dibandingkan dengan masa lampau, namun tetap dijadikan sebagai bahan untuk tirai, selimut, maupun segala benda yang lembut dan enak untuk dipeluk.

Bagaimana cara membuat kain beludru?

Ketika  beragam material dapat digunakan untuk membuat beludru, proses pembuatan kain ini tetap sama apapun jenis bahan/kain dasar yang digunakan. Beludru bisa dibuat dari kain tenun dengan bantuan mesin tenun khusus yang memintal dua lapisan kain secara bersamaan. Kedua lapisan kain ini nantinya akan terbelah, dan belahan ini diproses pada gulungan.

Beludru dibuat dengan benang vertikal, sedangkan ‘velveteen’ dengan benang horizontal, akan tetapi keduanya kebanyakan menggunakan proses yang mirip. Tetapi untuk velveteen cenderung dicampur dengan bahan katun biasa, yang mana merubah kualitas serta teksturnya.

Sutra, salah satu materi beludru yang paling populer, dibuat dengan mengurai kepompong ulat sutra dan memintalnya menjadi benang. Kain sintetik seperti rayon dibuat dengan mengolah petrokimia menjadi filamen (serat benang). Begitu salah satu jenis benang ditenun menjadi lembaran beludru, nantinya dapat dicelup atau diberi treatment khusus sesuai dengan keperluan pengaplikasian.

gambaran tahap pembuatan kain beludru

Bagaimana kain beludru dipakai?

Ciri khas yang paling didambakan dari beludru adalah kelembutannya, maka kain ini umumnya dipakai sebagai bahan yang bersentuhan langsung dengan permukaan kulit. Di waktu yang sama, beludru juga memiliki pesona visual tersendiri, maka sangat umum dijumpai dalam dekorasi rumah seperti tirai dan bantal. Tidak seperti perlengkapan dekor interior lainnya, beludru punya fungsi yang cantik seperti tampilannya, yang membuat kain ini memaksimalkan indera dalam penerapan desain rumah.

Jenis-jenis kain beludru

Selama berabad-abad, begitu banyak pengembangan jenis beludru yang beragam, berikut contohnya:

1.     Crushed velvet/ beludru tumbuk
Mungkin ini adalah yang paling unik di antara jenis beludru lainnya, beludru jenis ini menampilkan tekstur variatif yang diperoleh dari pressing atau pelintiran kain dalam keadaan basah, membuatnya memukau secara visual.

2.     Embossed velvet/ beludru timbul
Jenis ini memiliki gambar, bahkan bentuk apapun yang timbul dari permukaannya. Bagian yang diproses timbul sedikit lebih pendek dari permukaan lainnya, contoh yang paling umum, efek timbulnya terasa berbeda ketika diraba.

3.     Hammered velvet/ beludru pipih
Dianggap sebagai jenis beludru yang paling berkilau, kain ini pembuatannya dipress atau dipukul ketimbang ditumbuk, sehingga menghasilkan tekstur yang tampak belang dan menyerupai mantel lembut atau bulu hewan.

4.     Lyon velvet/ beludru padat
Jenis beludru ini jauh lebih padat dibandingkan varian lainnya, yang menghasilkan lembaran kaku, sehingga ideal untuk digunakan sebagai pakaian luar atau mantel pelindung. Dianggap sebagai salah satu bahan pakaian mewah yang pernah ada.

Tips merawat kain beludru

Karena karakteristik yang unik dari kain lainnya, maka dibutuhkan perlakuan khusus. Berikut tips yang mesti diperhatikan:

1.     Tidak perlu disetrika
Tips utama dalam perawatan kain ini. Mengapa? Sebab panas yang dihasilkan dari setrika akan menimbulkan bekas bahkan merusak permukaan kain beludru.

2.     Simpan dengan cara digantung
Hal ini dilakukan karena jika bahan beludru dilipat atau ditumpuk akan menyebabkan bulu-bulu permukaannya menjadi rusak/ tidak rata.

3. Menggunakan steamer
Karena kain ini tidak untuk disetrika. Jika kusut, caranya dengan membalikkan kain lalu pakai steamer, cara ini dianggap yang paling aman.

pengaplikasian kain beludru pada sofa, menampilkan kelembutan dan kemegahan

sumber: sewport.com

id_IDID