Our website is coming soon! We’ve got a new look, full of features and customize solution to meet all of your fabrics manufactures needs. Meanwhile feel free to interacts with our social networks and contract below, Don’t Miss it!

Asal Mula Kain Pelapis Furnitur – Bagian 1

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Hari ini kita akan berkenalan lebih dalam dengan pelapis furnitur, sulit rasanya jika membayangkan hunian di rumah tanpanya. Pelapis sofa, kursi lengan, dan kasur mampu membuatmu bersantai di rumah selepas hari kerja seharian penuh. Di saat tekstil telah ada selama berabad-abad, kain pelapis modern merupakan sebuah penemuan baru. Hingga abad ke-17 saat perusahaan kain pelapis di London mendapatkan sebuah piagam.

Asal-usul kain pelapis bermula dari pembuatan tenda, dan dilanjutkan dengan kain yang digunakan sebagai gantungan di dinding dan tirai, tanpa terlalu mempertimbangkan fungsi kenyamanannya. Kain pelapis tidak berkaitan erat dengan kenyamanan hingga masa kepemimpinan Ratu Elizabeth I, ketika awal mula furnitur yang modern–dan bantal—dimulai.

Sepanjang era kepemimpinan Elizabeth, kain pelapis mulai populer di rumah-rumah di Britania raya. Banyaknya permintaan untuk kursi lapis kain dipesan sehingga beberapa orang dapat duduk berbarengan dengan nyaman, maka furnitur ini menjadi cikal-bakal sofa modern.

Setelah masa ini, inovasi terus berjalan seperti adanya kursi lapis kain, kursi berlengan, bantalan kursi jok, dan seterusnya yang siap untuk diperjualbelikan. Sepanjang abad ke-18, kain pelapis berkembang secara populer, sehingga perancang seperti Thomas Chippendale dan Robert Adams membawakan desain yang masih dapat dikenali hingga saat ini di seluruh dunia.

en_USEN